Sabtu, 01 Juni 2019

Akuntansi Biaya


AKUNTANSI BIAYA
UNIVERSITAS SURABAYA
 










Di susun oleh :
KP-B
-          Hanifah (130316344)
-          Laili Rokhmatul Aliyah (130316907)


UNIVERSITAS SURABAYA
FAKULTAS BISNIS DAN EKONOMIKA
2018/ 2019









KATA PENGANTAR

            Puji syukur kehadirat Allah SWT, karna berkat rahmat dan hidayahnya kami dapat menyelesaikan makalah manajemen keuangan ini. Tidak lupa bersyukur segala anugrah-Nya selama proses pembuatan makalah manajemen keuangan ini sehingga dapat selesai tepat waktu dan dimudahkan segala prosesnya.
Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada seluruh pihak yang mendukung dalam penulisan makalah ini. Dosen mata kuliah Akuntansi Biaya yang telah membantu dan membimbing penulis dalam pengerjaan makalah mata kuliah ini. Pada saat makalah mata kuliah ini dibuat, penulis mengalami sedikit masalah terhadap pembahasan materi, karena perlunya pencarian sumber data untuk pemenuhan kebutuhan data makalah ini
Penulis juga menyadari bahwa penulisan makalah ini jauh dari sempurna karena keterbatasan sarana dan prasarana serta kemampuan penulis. Oleh karena itu, penulis menerima kritik dan saran dari berbagai pihak yang dapat mendukung penulisan makalah mata kuliah Akuntansi Biaya. Penulis berharap agar makalah ini dapat menjadi panduan bagi semua pihak yang membutuhkan data makalah ini.


                               Penulis




STATEMENT OF AUTHORSHIP
kami yang berdatangan dibawah ini menyatakan bahwa makalah/ tugas terlampir adalah murni hasil perkejaan kami sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang kami gunakan tanpa menyebutkan sumbernya.
            Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk makalah/tugas pada mata ajaran lain kecuali kami menyatakan dengan jelas bahwa kami dengan jelas menggunakannya.
            Kami memahami bahwa tugas yang kami kumpulkan ini dapat di perbanyak dan atau di komunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarism.
Kelas                           : KP B
Anggota kelompok     :
No
Nama Lengkap
NRP
TTD
1
Hanifah
130316344

2
Laili Rokhmatul Aliyah
130316907


Surabaya, 17 Maret 2019







DAFTAR ISI
Kata Pengantar ..................................................................................................... i
Statement Authorship .......................................................................................... ii
Daftar Isi .............................................................................................................. iii 
Bab I Pendahuluan ............................................................................................... 1
Latar Belakang ..................................................................................................... 1
Identifikasi Masalah ............................................................................................. 1
Tujuan Penulisan .................................................................................................. 2
Manfaat Penulisan ................................................................................................ 2
Bab II Telaah Pustaka ..........................................................................................  3
BAB III Data dan Analisis ..................................................................................  6
BAB IV Penutup .................................................................................................  12
Daftar Pustaka ...................................................................................................... 13
Lampiran .............................................................................................................. 14







BAB I
PENDAHULUAN
1.1       Latar Belakang
Alokasi biaya merupakan salah satu topik penting di dalam akuntansi biaya. Bagaimana biaya-biaya yang terjadi dialokasikan ke objek biaya. Di dalama lokasi biaya, biasanya membedakan antara operating department dan suport department. Operating department merupakan departemen yang menambah nilai secara langsung keproduk atau jasa, sedangkan support department merupakan departemen yang tidak menambah langsung ke produk atau jasa. Namun, mendukung departemen lain dalam menambah nilai ke produk atau jasa.
Proses alokasi biaya memerlukan pemilihan cost driver yang tepat. Dalam jangka panjang, penetapan harga jual produk harus bisa menutup semua biaya yang terjadi, baik terjadi di support department maupun di operating department. Oleh karena itu, akuntan sering kali menghitung biaya produk atau jasa berdasarkan biaya penuh.
Dalam kesempatan ini, kami menganalisis Universitas Surabaya dengan tiga metode untuk mengalokasikan biayanya.
1.2       Identifikasi Masalah
-          Apasaja yang termasuk operating department di lingkup Universitas Surabaya?
-          Bagaimana direct cost untuk setiap operating departement?
-          Apa saja yang termasuk support department di lingkup Universitas Surabaya?
-          Apa dasar alokasi biaya yang paling tepat untuk setiap support department?
-          Bagaimana alokasi menggunakan metode direct method, step down method, dan reciprocal method
-          Bagaimana menghitung cost per cost object?
1.3       Tujuan Penulisan
-          Untuk mengetahui operating department di lingkup Universitas Surabaya
-          Untuk mengetahui direct cost untuk setiap operating departement
-          Untuk mengetahui support department di lingkup Universitas Surabaya
-          Untuk mengetahui dasar alokasi biaya yang paling tepat untuk setiap support department
-          Untuk mengetahui alokasi menggunakan metode direct method, step down method, dan reciprocal method
-          Untuk mengetahui cost per cost object
1.4       Manfaat Penulisan
Agar pembaca makalah ini tahu bagaimana mengalokasikan support department dan operating departement, serta mengetahui alokasi menggunakan tiga metode.







BAB II
TELAAH PUSTAKA
2.1       Profil Universitas Surabaya
            Universitas Surabaya (UBAYA) adalah sebuah universitas swasta di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. UBAYA memiliki tiga kampus: Ngagel, Rungkut, dan Trawas
2.2       Dasar Konseptual
2.2.1  Cost adalah sumber daya yang dikorbankan untuk memperoleh manfaat dimasa mendatang, sedangkan sumber daya sendiri bisa berbentuk uang tunai maupun non tunai.
Didalam cost terdapat direct cost dan indirect cost. Direct cost adalah biaya yang secara fisik dapat diamati dengan mudah dan akurat ditelusuri ke cost objeknya. Sedangkan indirect cost adalah biaya yang tidak dapat atau sangat sulit untuk ditelusuri ke cost objeknya.
2.2.2  Untuk mencari alokasi biaya, kita perlu menemukan cost object terlebih dahulu. Cost object adalah sesuatu yang hendak di ukur biayanya, seperti : product, customer, departement, region, activity. Karena itu dalam perusahaan selalu membagi object nya  menjadi beberapa departemen. Terdapat dua macam departemen, yaitu departemen produksi dan departemen pendukung.
Departemen produksi adalah departemen yang secara langsung menambah nilai barang yang dijual. Contohnya departemen perakitan. Sedangkan untuk departemen pendukung adalah departmen yang tidak menambah nilai secara langsung, tapi mendukung kelancaran proses bisnis.Misalnya pemeliharaan permesinan.
2.2.3         Tujuan Alokasi Biaya
Beberapa tujuan penting berhubungan dengan alokasi biaya departemen pendukung ke departemen produksi, dan pada akhirnya ke produk tertentu:
1.    Untuk menghasilkan satu kesepakatan harga yang menguntungkan
2.    Untuk menghitung profibilitas lini produk
3.    Untuk memprediksi pengaruh ekonomi dari perencanaan dan pengendalian
4.    Untuk meniai persedian
5.    Untuk memotivasi para manajer
Jika biaya tidak dialokasikan dengan akurat, biaya beberapa jasa dapat terlalu tinggi, hingga mengakibatkan penawaran yang terlalu tinggi dan hilangnya potensi bisnis, sebaliknya, jika biaya terlalu rendah dan mengakibatkan kerugian pada jasa ini. Hal yang berhubungan dekat dengan penentuan harga adalah laba. Dengan menilai laba berbagai jasa, seseorang manajer dapat mengevaluasi bauran jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. Tentu saja biaya yang akurat adalah hal yang penting untuk menentukan sebuah laba.
Alokasi dapat digunakan untuk memotivasi para manajer. Jika biaya departemen pendukung tidak dialokasikan ke departemen produksi, para manajer dapat memperlakukan jasa ini seakan-akan jasa tersebut gratis. Tentu saja, pada kenyataa nya, biaya marginal sebuah jasa lebih besar dari nol. Dengan mengalokasikan biaya dan meminta para manajer departemen produksi bertanggung jawab atas kinerja ekonomi unit mereka, suatu organisasi dapat memastikan bahwa para manajer akan menggunakan suatu jasa hingga manfaat marginal suatu jasa sama dengan biaya marginalnya. Jadi, mengalokasikan biaya jasa membantu tiap departemen produksi memilih tingkat konsumsi yang benar.
2.2.4  Ada tiga metode untuk mengalokasikan support departement, yaitu :
1. Direct Method : Biaya support departement hanya dialokasikan ke operating department 
2. Step Down Method : Biaya support departement dialokasikan ke operating departement tanpa timbal balik

3. Reciprocal Method : Biaya support departement dialokasikan ke operating departement dengan timbal balik







BAB III
DATA DAN ANALISIS
3.1       DATA
1.      Cost Object : Mahasiswa
2.      9 Operating Departement :
1.      Fakultas Bisnis Ekonomika
2.      Fakultas Hukum
3.      Fakultas Psikologi
4.      Fakultas Farmasi
5.      Fakulrtas Kedokteran
6.      Fakultas Teknik
7.      Fakultas Tekno Biologi
8.      Fakultas Industri Kreatif
9.      Politeknik
3.      Direct Cost Untuk Setiap Operating Department
Fakultas
Jumlah Mahasiswa
UPP/ Semester
Jam Perkuliahan
Bisnis Ekonomika
2000
RP  17.000.000
14
Hukum
1200
RP  16.000.000
14
Psikologi
900
RP  17.000.000
14
Farmasi
1500
RP  18.000.000
14
Kedokteran
300
RP  32.000.000
14
Teknik
1000
RP  17.000.000
14
Tekno Biologi
600
RP  18.000.000
14
Industri Kreatif
700
RP  17.000.000
14
Politeknik
1200
RP  9.000.000
14
Operating Departement
Variable Cost
Fixed Cost
Tenaga Kerja yang Dibutuhkan
Jam Tenaga Kerja
Cost
Gaji Tenaga Kerja
F. Bisnis Eko
RP  5.000.000
RP  25.500.000
53
420
RP  30.500.000
RP  424.000.000
F. Hukum
RP  4.500.000
RP  23.000.000
50
420
RP  27.500.000
RP  400.000.000
F. Psikologi
RP  3.500.000
RP  17.000.000
40
420
RP  20.500.000
RP  320.000.000
F. Farmasi
RP  5.000.000
RP  26.500.000
55
420
RP  31.500.000
RP  440.000.000
F. Kedokteran
RP  3.000.000
RP  15.000.000
25
420
RP  18.000.000
RP  200.000.000
F. Teknik
RP  4.000.000
RP  20.000.000
45
420
RP  24.000.000
RP  360.000.000
F. Tekno Biologi
RP  3.500.000
RP  17.000.000
40
420
RP  20.500.000
RP  320.000.000
F. Ind Kreatif
RP  3.500.000
RP  18.000.000
43
420
RP  21.500.000
RP  344.000.000
Politeknik
RP  4.500.000
RP  23.000.000
50
420
RP  27.500.000
RP  400.000.000
(Asumsi dalam 1 bulan)
4.      Support Departement :
1.      Apotek
2.      IAS
3.      CAC
4.      BAU
5.      TU
5.      Dasar Alokasi Yang Paling Tepat Untuk Setiap Support Department
Support Departement
Karyawan
Gaji
Jam Kerja
Total Gaji
Apotek
4 orang
RP  4.800.000
10
Rp  19.200.000
IAS
26 orang
RP  4.800.000
10
Rp  124.800.000
CAC
2 orang
RP  5.000.000
10
Rp  10.000.000
BAU
80 orang
RP  4.800.000
13
Rp  384.000.000
TU
72 orang
RP  4.800.000
10
Rp  345.600.000
Support Departement
Variable Cost
Fixed Cost
Tenaga Kerja yang Dibutuhkan
Jam Tenaga Kerja
Cost
Apotek
RP  500.000
Rp  3.000.000
4
300
Rp  3.500.000
IAS
RP  700.000
Rp  4.000.000
26
300
Rp  4.700.000
CAC
RP  400.000
Rp  2.000.000
2
300
Rp  2.400.000
BAU
RP  300.000
Rp  3.000.000
80
390
Rp  3.300.000
TU
RP  500.000
Rp  3.000.000
72
300
Rp  3.500.000
(Asumsi dalam 1 bulan)




3.2       ANALISIS

Operating Departement
Fakultas
Bisnis Eko
Hukum
Psikologi
Farmasi
Kedokteran
CAB TU
53
50
40
55
25
CAB IAS
420
420
420
420
420
DL Hours
424.000.000
400.000.000
320.000.000
440.000.000
200.000.000
Cost for Each
30.500.000
27.500.000
20.500.000
31.500.000
18.000.000


Operating Departement
Support Departement
Fakultas
Teknik
Tek Biologi
Ind Kreatif
Politeknik
IAS
TU
45
40
43
50
26
72
420
420
420
420
300
300
360.000.000
320.000.000
344.000.000
400.000.000
124.800.000
345.600.000
24.000.000
20.500.000
21.500.000
27.500.000
4.700.000
3.500.000

Direct Method

Bisnis Eko
Hukum
Psikologi
Farmasi
Kedokteran
COST
RP 30.500.000
RP 27.500.000
Rp 20.500.000
Rp 31.500.000
Rp 18.000.000
ALL. TU
RP 462.593,5162
RP 436.408,98
Rp 349.127,182
Rp 480.049,8753
Rp 218.204,4888
ALL. IAS
RP 522.222,2222
RP 522.222,22
Rp 522.222,222
Rp 522.222,2222
Rp 522.222,2222
TOTAL
RP 31.484.815,74
RP 28.458.631
Rp 21.371.349,4
Rp 32.502.272,1
Rp 18,740.426,71

Teknik
Tek Biologi
Ind Kreatif
Politeknik
IAS
TU
Rp 24.000.000
Rp 20.500.000
Rp 21.500.000
Rp 27.500.000
Rp 4.700.000
Rp 3.500.000
Rp 392.768,0798
Rp 349.127,182
Rp 375.311,7207
Rp 436.408,98

Rp 3.500.000
Rp 522.222,2222
Rp 522.222,2222
Rp 522.222,2222
Rp 522.222,22
Rp 4.700.000

Rp 24.914.990,3
Rp 21.371.349,4
Rp 22.397.533,94
Rp 28.458.631
0
0

Step Dwon Method
Rank : TU =   (1)                                IAS = %  (2)

Bisnis Eko
Hukum
Psikologi
Farmasi
Kedokteran
COST
Rp 30.500.000
Rp 27.500.000
Rp 20.500.000
Rp 31.500.000
Rp 18.000.000
ALL. TU
Rp 583.372,3653
Rp 550.351,29
Rp 440.281,03
Rp 605.386,4169
Rp 275.175,644
ALL. IAS
Rp 476.945,095
Rp 476,945,09
Rp 476.945,095
Rp 476.945,095
Rp 476.945,095
TOTAL
Rp 31.560.317,46
Rp 28.527.296
Rp 21.417.226,1
Rp 32.582.331,51
Rp 18.752.120,74

Teknik
Tek Biologi
Ind Kreatif
Politeknik
IAS
TU
Rp 24.000.000
Rp 20.500.000
Rp 21.500.000
Rp 27.500.000
Rp 4.700.000
Rp 3.500.000
Rp 495.316,1593
Rp 440.281,0304
Rp 473.302,1077
Rp 550.351,29
Rp 4.700.000
Rp 792.505,85
Rp 476.945,095
Rp 476.945,095
Rp 476.945,095
Rp 476.945,09

Rp 4.292.505,9
Rp 24.972.261,25
Rp 21.417.226,13
Rp 22.450.247,2
Rp 28.527.296
0
0


Reciprocal Method
TU = 3.500.000 +                               
= 3.500.000 +  (4.700.000 +
= 3.500.000 + 345.588,23 + 0,00448 TU
0,996 TU = 3.845.588,23
TU = 3.861.032,359

IAS = 4.700.000 +
       = 4.935.097,989


Bisnis Eko
Hukum
Psikologi
Farmasi
Kedokteran
COST
Rp 30.500.000
Rp 27.500.000
Rp 20.500.000
Rp 31.500.000
Rp 18.000.000
ALL. TU
Rp 479.238,209
Rp 452.111,518 
Rp 361.689,214 
Rp 497.322,669 
Rp 226.055,759 
ALL. IAS
Rp 508.024,793
Rp 508.024,793 
Rp 508.024,793 
Rp 508.024,793 
Rp 508.024,793 
TOTAL
Rp 31.487,263
Rp 28.460.136,31
Rp 21.369.714,01 
Rp 32.505.347,46
Rp 18.734.080,55

Teknik
Tek Biologi
Ind Kreatif
Politeknik
IAS
TU
Rp 24.000.000
Rp 20.500.000
Rp 21.500.000
Rp 27.500.000
Rp 4.700.000
Rp 3.500.000
Rp 406.900,366 
Rp 361.689,214 
Rp 388.815,905
Rp 452.111,518
Rp 235.097,989
Rp 3.861.032,359 
Rp 508.024,793 
Rp 508.024,793 
Rp 508.024,793
Rp 508.024,793
Rp 4.935.097,989
 Rp 362.874,852 
Rp 24.914.925,16
Rp 21.369.714,01
Rp 22.396.840,7
Rp 28460136,31
0
0

Cost Per Cost Object
Diasumsikan :
Mahasiswa dalam 1 semester mengambil 7 matakuliah, masing-masing matakuliah 3 SKS, UPP dalam 1 semester Rp 17.000.000.mahasiswa mengeluarkan uang untuk keperluan kuota sebagai penunjang dari perkuliahan selama 1 bulan Rp 78.000. dan memerlukan waktu untuk belajar selama di kampus dalam sebulan 420 jam.
Data Aktualnya sebagai Berikut (dalam 1 semester) :
Direct Material : Rp 4.000.000
Direct Labor Hours : 930 jam
Utilities : Rp 600.000
Diketahui :
·         UPP = Rp 17.000.000 (untuk 7 matakuliah)
1 matakuliah = 3 SKS
1 SKS = Rp 809. 523,809
·         Kuota/ bulan = Rp 78.000 x 6 = Rp 468.000
·         DL Hours : 420 x 6 = 2.520 jam
Dijawab :
1.      Cost Object : Mahasiswa
2.      Direct Cost : DM = Rp 4.000.000
 DL =  Rp 809.523,809
   Rp 4.809.523,809 → DC
3.      CAB : DL Hours
4.      Indirect Cost :
Normal                        Actual
Utilities           Rp 468.000                 Rp 600.000
5.      CAB Rate :    Normal                        Actual                          
= 185,71                      = 645,17
6.      IDC :               Normal                        Actual
185,71 X 930              645,17 X 930
= 172.710,3                 = 600.008,1
7.      TC :                Normal                        Actual
4.809.523,809             4.809.523,809
172.710,3         +         600.008,1       +a
4.982.234,109             5.409.531,909 Under
           


Tidak ada komentar:

Posting Komentar